Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tutorial Failover 2 ISP di Mikrotik

Topologi Failover
Assalamu'alaikum Wr.Wb

A. Pendahuluan

1. Pengertian
Failover adalah suatu metode berpindah jalur.

2. Latar Belakang
Seringkali ketika salah satu jalur gangguan maka jalur internet yang kita miliki pun ikut gangguan, maka dari itu diperlukan failover.

3. Maksud dan Tujuan
Dapat memahami dan mengkonfigurasi failover di Mikrotik.

B. Alat dan Bahan

  • Laptop
  • Mikrotik
  • 2 Sumber internet

C. Pembahasan

Cara kerja dari Failover ini dimana ketika terdapat jalur yang putus (jalur utama) maka jalur internet akan berpindah menggunakan jalur backup (jalur kedua). Jika kalian menggunakan dua ISP yang berbeda, maka salah satu ISP tersebut harus dijadikan jalur backup jika sewaktu-waktu jalur ISP utama kalian sedang bermasalah. 

Sebenarnya tidak harus mempunyai dua ISP, jika kalian hanya mempunyai satu ISP maka bisa menggunakan 1 USB modem untuk jalur backup nya, namun tidak semua tipe mikrotik memiliki port USB dan tidak semua modem support ke dalam mikrotik, maka perlu diperahatikan secara detail yak. 

Dalam melakukan konfigurasi Failover maka kita akan mengenal paramater Check-Gateway dan Distance.

Langkah - langkah nya :

  1. Siapkan topologi nya, sebagai contoh di bawah ini saya menggunakan dua ISP dengan ISP X gatewaynya 192.168.1.1/24 yang masuk melalui ether 2 dan ISP Y gatewaynya 192.168.2.1/24 yang masuk melalui ether 3 di Mikrotik.
    Topologi Failover
  2. Tambahkan Ip Address di Mikrotik untuk masing-masing ISP, arahkan juga interface nya sesuai topologi. Klik Apply dan OK.
    Tambahkan IP Address
  3. Tambahkan juga untuk ISP satunya, sesuaikan dengan topologinya. Klik Apply dan OK.
     Tambahkan IP Address
  4. Ke bagian IP - DHCP Client untuk meminta ip dari kedua isp tersebut, jika statusnya Bound maka kita telah berhasil mendapatkan IP nya.
    DHCP Client
  5. Langkah terakhir adalah membuat Statik Route yang mengarah ke gateway masing-masing dari ISP. Tambahkan dulu untuk ISP X dengan Dst. Address 0.0.0.0/0 dan Gateway 192.168.1.1. Check Gateway diisi ping, lalu Distance diisi 1 karena ISP X dalam topologi akan dijadikan jalur utama. Klik Apply dan OK.
    Routes
  6. Tambahkan juga untuk ISP Y, hanya berbeda di gateway dan Distance. Pada bagian Distance diisi 2 karena ISP Y dalam topologi akan dijadikan jalur backup. Klik Apply dan OK.
    Routes

D. Kesimpulan

Dengan menggunakan Failover maka kita akan merasa aman karena ada jalur backup sehingga client tidak akan mengalami masalah juga ketika jalur utama sedang bermasalah.

E. Referensi

https://citraweb.com/artikel_lihat.php?id=366

Semoga bermanfaat ya
Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Post a Comment for "Tutorial Failover 2 ISP di Mikrotik"

'